Di sisa musim ini Juan Mata seakan ingin membuktikan bahwa Manchester United tak salah membayar mahal untuk memboyongnya. Laga melawan Newcastle United bisa dibilang mulai menunjukkan kualitas Mata sebenarnya.
Didatangkan dari Chelsea Januari lalu dengan banderol 37,5 juta poundsterling yang jadi rekor pemain termahal 'Setan Merah', tak mudah untuk Mata langsung bisa beradaptasi dengan gaya bermain di klub barunya.
Apalagi Mata datang di saat kondisi MU tengah carut marut pasca pergantian rezim dari Sir Alex Ferguson ke David Moyes, yang sejak awal musim ini tak henti-hentinya menerima kritik.
Kian berat untuk Mata ketika MU disebut sebenarnya sudah banyak pemain 'no.10' yang setipe dengan dirinya dan pemain asal Spanyol itu pun dinilai sebagai surplus.
Apalagi Moyes di awal kedatangan Mata sepertinya belum ngeh di mana seharusnya Mata ditempatkan agar mampu mengeluarkan performa terbaiknya seperti saat di Chelsea.
Perlahan namun pasti Mata mulai menemukan kenikmatan bermain bareng Wayne Rooney dkk. hingga akhir pekan lalu di laga kontra Aston Villa seperti jadi titik balik kehidupan Mata di Manchester.
Dipasang di posisi terbaiknya yakni di belakang striker, Mata beberapa kali mengkreasikan peluang-peluang berbahaya dan adanya Shinji Kagawa seperti sudah menghidupkan lagi pemain 25 tahun itu
Minggu, 06 April 2014
Mata Mulai Mengilap
12.51
Liga inggris













Jakarta