Manchester City menjuarai Capital One Cup setelah menang 3-1 atas Sunderland pada pertandingan final di Stadion Wembley, London, Minggu (2/3) malam.
Kemenangan itu merupakan gelar ketiga bagi City untuk Piala Liga. City pertama kali meraih Piala Liga Inggris pada 1970 dan piala kedua diraih pada 1976.
Tiga gol City dicetak Yaya Toure pada menit ke-55, Samir Nasri menit ke-56, dan Jesus Navas menit ke-90. Sedangkan satu gol Sunderland dicetak pada menit ke-10 di babak pertama.
Tertinggal 0-1 di babak pertama dari Sunderland ternyata malah membuat City menggila. Sejak peluit babak kedua dimulai, skuad City langsung melancarkan serangan.
City seakan tidak memberi ruang bagi pemain Sunderland. Bahkan, permainan cepat City di lini tengah dipadu dengan umpan pendek ke depan membuat barisan pertahanan Sunderland berantakan. Strategi itu berhasil. Yaya Toure mampu melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Sunderland. Dari luar kotak penalti, ia melancarkan tembakan kencang. Tendangan voli Toure itu melesak keras di sudut kanan atas gawang Sunderland dan sulit digapai kiper Vito Mannone.
Toure menyamakan kedudukan menjadi 1-1 saat pertandingan babak kedua baru berjalan 10 menit. Gol itu disambut gempita ribuan suporter City yang sempat resah karena timnya tertinggal di babak pertama.
Hanya satu menit berselang, Samir Nasri menambah pundi-pundi gol buat City. Tendangan “pisang” lewat sisi luar kaki kanan Nasri terlihat melengkung dan meluncur keras ke sisi kanan gawang Sunderland. Tendangan itu mengecoh penjaga gawang Vito Mannone. Skor menjadi 2-1 untuk CIty. Saat menit-menit terakhir, lebih dari separuh pemain Sunderland menyerang. Namun, mereka tidak mampu mengantisipasi serangan balik. Hanya tersisa dua pemain di belakang. Serangan balik City itu malah menjadi petaka. Yaya Toure berhasil menggiring bola dan melaju ke sayap kiri. Ia lalu melesakkan umpan silang ke Jesus Navas yang berlari kencang di sayap kanan. Hanya hitungan detik, Navas yang tidak dikawal ketat, menghentakkan tendangan keras dari kotak penalti dan merobek gawang Sunderland. City unggul 3-1. Skor itu bertahan hingga akhir pertandingan.
Berjalan Ketat
Pertandingan malam itu memang berjalan ketat. Masing-masing tim silih berganti melakukan serangan. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung menyajikan permainan cepat. Bola cepat berpindah antar pemain. Namun, Sunderland ternyata membuat gebrakan. Mereka langsung menggetarkan gawang City pada menit kesepuluh lewat tendangan cantik pemain depan Fabio Borini dari dalam kotak penalti.
Sepakan Borini memang apik. Bola bisa meluncur miring, melewati pemain belakang City. Tendangan datar kaki kanan Borini itu mengalir deras ke sudut kanan gawang yang dijaga Costel Pantilimon. Skor 1-0 itu membuat skuad Sunderland semakin semangat. Mereka terus menekan barisan pertahanan City.
Di sisi lain, meskipun ketinggalan satu gol, pemain City tetap tak patah semangat. Mereka juga melancarkan serangan dari berbagai arah. Beberapa kali peluang gol diperoleh, namun tidak berhasil dituntaskan duet penyerang City, Edin Dzeko dan Sergio Agüero. Samir Nasri juga mendapat peluang bagus, tetapi berhasil dipatahkan pemain belakang Sunderland.
Secara keseluruhan, City menguasai permainan dengan penguasaan bola 61 persen. Sedangkan untuk tembakan ke arah gawang, City juga unggul dengan 14 tembakan sedangkan Sunderland tujuh tembakan.
Susunan Pemain
Manchester City: 30-Costel Pantilimon, 4-Vincent Kompany, 5-Pablo Zabaleta, 13-Aleksandar Kolarov, 26-Martin Demichelis, 8-Samir Nasri, 21-David Silva (Garcia 77), 25-Fernandinho, 42-Yaya Toure, 10-Edin Dzeko (Negredo 88), 16-Sergio Aguero (Jesus Navas 58)
Pelatih: Manuel Pellegrini
Sunderland: 25-Vito Mannone, 2-Phillip Bardsley, 5-Wes Brown, 16-John O’Shea, 28-Marcos Alonso, 4-Ki Sung-Yueng, 7-Sebastian Larsson (Steven Fletcher 60), 11-Adam Johnson (Craig Gardner 60), 14-Jack Colback, 33-Lee Cattermole, 31-Fabio Borini
Pelatih: Gustavo Poyet
Senin, 03 Maret 2014
Hempaskan Sunderland, Man.City Juara Capital One Cup 2014
11.49
Liga inggris













Jakarta