Manchester - Wayne Rooney menyebut bahwa kekalahan dari Liverpool adalah sebuah mimpi buruk. Lalu, bagaimana 'Setan Merah' beranjak dari mimpi buruk tersebut?
United kalah 0-3 dalam laga yang berlangsung Minggu (16/3/2014) malam tersebut. Segala aspek yang bisa membuat mereka terbenam malam itu terjadi; mulai dari tiga buah penalti, satu kartu merah untuk pemain sendiri, sampai lawan yang tampil relatif dominan.
"Ini seperti mimpi buruk," ujar Rooney di Telegraph seusai pertandingan. Ironisnya, Old Trafford juga kerap dijuluki Theatre of Dreams.
Penyerang internasional Inggris tersebut kemudian melanjutkan penjelasannya. Dia menyebut timnya punya rencana untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal satu gol di babak pertama. Namun, penalti kedua Liverpool membuyarkan segalanya.
Beruntung buat United, penalti ketiga Liverpool tidak masuk. Namun, The Reds masih sempat untuk menceploskan gol ketiga lewat Luis Suarez.
United pun kini punya sembilan pertandingan tersisa untuk menyelamatkan target mereka: finis di zona empat besar. Sebelum pertandingan melawan Liverpool sendiri Rooney berkeyakinan jika timnya bakal bangkit, entah di sisa musim ini atau di musim depan.
Sesakit apa pun kekalahan, United memang tidak bisa berkubang lama-lama di dalamnya. Selanjutnya, mereka sudah ditunggu Olympiakos di leg kedua perdelapanfinal Liga Champions
Senin, 17 Maret 2014
Beranjak dari Mimpi Buruk di Old Trafford
14.02
Liga inggris













Jakarta