Barcelona - Setelah Barcelona kalah dari Real Valladolid, Gerardo Martino mendapatkan sorotan dari media Spanyol. Utamanya, adalah penerapan taktik yang dilakukan oleh pelatih 51 tahun tersebut.
Salah satu yang menyorot pemilihan taktik Martino adalah Marca. Dalam sebuah artikel yang mereka turunkan, disebutkan bahwa Martino memang berusaha membuat perubahan ketika timnya tertinggal 0-1, namun tidak menimbulkan efek berarti.
Ketika pertandingan tinggal tersisa 30 menit, dia memainkan Alexis Sanchez untuk menggantikan Cesc Fabregas dan membuat Barca bermain dengan formasi 4-2-4, di mana Neymar, Lionel Messi, Alexis, dan Pedro Rodriguez jadi empat pemain terdepan.
Ketika ini tidak berhasil, dia mengubah formasi menjadi 3-3-4 dengan memasukkan Sergi Roberto untuk menggantikan Gerard Pique. Hasilnya? Masih nihil.
Usaha terakhirnya adalah dengan mengganti Neymar dengan Cristian Tello, yang lebih tampak sebagai pergantian pemain biasa ketimbang perubahan taktik.
Marca menyebut bahwa para pemain Barca sering tumpang tindih berada dalam satu posisi sehingga tak jarang malah menutup ruang rekan sendiri.
Martino sendiri mengakui bahwa Barca memang tidak tampil bagus. Dia menyebut, timnya kurang kreatif dalam menciptakan ruang
Senin, 10 Maret 2014
Barca Kalah, Martino Disorot Media
15.08
Liga Spanyol













Jakarta