Barcelona - Situasi di papan klasemen La Liga saat ini turut memanaskan El Clasico di akhir pekan. Pasalnya Barcelona dinilai tak lagi berpeluang jadi kampiun jika di laga itu kalah dari Real Madrid.
Selewat jornada 28, alias menyisakan 10 pekan lagi, Madrid masih bercokol di puncak klasemen dengan raihan 70 poin. Posisi dua dihuni Atletico Madrid dengan 67 poin, sedangkan Barca menempati posisi tiga dengan koleksi 66 poin. Gambaran itulah yang bakal mengiringi El Clasico di Santiago Bernabeu, Senin (24/3/2014) dinihari WIB, dalam laga jornada 29.
Dengan musim yang tersisa tidak banyak dan selisih poin yang ada, Barca dinilai harus bisa meraih kemenangan di akhir pekan demi menjaga peluang mengejar gelar juara La Liga.
Kekalahan bahkan disebut bisa memupuskan kesempatan Blaugrana. Hal itu sendiri merupakan opini umum dari trio mantan pemain Barca yakni Allan Simonsen, Ion Andoni Goikoetxea, dan Carles Rexach.
"(Laga) Itu amat penting buat klub dan para pemain karena pertandingan ini bisa menentukan liga secara keseluruhan," tegas Simonsen, yang merumput di Camp Nou periode 1979–1982, di situs resmi Barca.
"Sebuah kekalahan akan membuat jarak antara kami dengan mereka terlalu jauh dan (persaingan) liga pada dasarnya sudah berakhir," kata Goikoetxea, penggawa Barca pada 1988–1994.
"Pertandingan ini berbeda daripada yang lainnya dan Barca harus memburu kemenangan," sambung Rexach, yang pernah bermain untuk Barca periode 1967–1981 dan juga sempat menangani klub Catalan itu level junior maupun senior.
Jumat, 21 Maret 2014
Barca Disebut Harus Menangi El Clasico demi Jaga Asa Jadi Juara
12.14
Liga Spanyol













Jakarta